Kamis, 20 Desember 2012

CARA MEMBUAT MAKRAME


MAKRAME



Makrame adalah salah satu produk kerajinan yang berasal dari keahlian merangkai tali. Makrame berarti kerajinan simpul tali, dimana dengan keahlian menyimpul tali baik dua buah tali, empat buah tali, dan sebagainya sehingga menghasilkan sebuah karya kerajinan yang selain berfungsi sebagai benda pakai juga mempunyai seni yang menarik.
Salah satu contoh seni makrame adalah gelang tangan yang sangat menarik, dari tali temali yang berwarna-warni , sehingga menghasilkan produk atau benda pakai yang mempunyai nilai seni yang tinggi.
Sudah banyak produk yang dihasilkan dari kerajinan makrame yang dijual di pasaransebagaibenda pakai, khususnya sebagai asesoris untuk menambah kecantikan perempuan didalam penampilannya, antara lain sabuk, gelang, kalung, kerudung, tas tangan, dompet dll.
A. TEHNIK PEMBUATAN MAKRAME 

A1. Dua Tali yang berbeda warna.

1. Siapkan dua tali yang berbeda warna
2. Tali yang satu dililitkan ke tali lainnya.
3. Ujung tali yang dililitkan dimasukkan melingkari tali yang satu dan dilingkarkan lagi dengan cara dimasukkankedalam lingkarannya, sehingga membentuk simpul yang artistik.
4. Simpul dibuat sebanyak mungkin sesuai dengan bentuk yang diinginkan.

A2. Empat tali yang berbeda warna atau tidak.

1. Tali dibagi dua, kelompok tali satu berisi dua tali, dan kelompok lain berisi dua tali.
2. Masing-masing kelompok bisa berbeda warana atau tidak.
3. Masing-masing kelompok dililitkan secara bergantian, antara kelompok tali satu dan kelompok tali lainnya.
4. Kelompok tali satu dililitkan dengan cara dilingkarkan dan dimasukkan kekelompok tali lainnya, selanjutnya bergantian kelompompok tali yang dililit, melilitkan talinya kekelompok tali satu sehingga membentuk simpul.
5. Simpul direkatkan dan dirapikan sehingga menarik dan artistik.

A3. Banyak tali, baik berbeda warna atau tidak.

1. Banyak tali diikatkan pada sebuah kayu 
2. Satu talii dililit banyak tali disampingnya sehingga masing-masing tali membentuk simpul.
3. Simpul dibentuk dengan cara tali dililit melingkar selanjutnya dilingkarkan lagi dan dikunci dengan memasukkan kedalam lingkaran, sehingga membentuk simpul.
4. Tali yang dililit, bisa satu berlikuliku, atau dua sehingga terbentuk doubel liku-liku.


cr: http://nanang-hariyanto.blogspot.com/2011/05/makrame.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar